BUFFER

1 reply [Entri terakhir]
abas
User offline. Last seen 5 pekan 6 hari ago. Offline
Joined: 08/01/2010

PENGERTIAN

Larutan penyangga atau larutan dapar atau buffer adalah larutan yang pHnya tidak mudah berubah dengan penambahan sedikit asam, basa atau air.

CARA KERJA

Campuran asam lemah dengan garamnya atau basa lemah dengan garamnya dalam perbandingan jumlah mol tertentu mempunyai kemampuan mempertahankan pH nya, jika ke dalam campuran ini masuk sedikit asam atau basa kuat. Bila larutan penyangga berasal dari asam lemah dengan garamnya tercampur sedikit asam kuat, maka asam kuat akan bereaksi dengan garamnya sehingga asam kuat akan diubah menjadi garam (bersifat netral ) dan asam lemah. Sifat asam kuatnya menjadi sangat kecil. Bila ditambah sedikit basa kuat maka basa kuat ini menjadi sangat kecil, karena bereaksi dengan asamnya.

KOMPONEN

Larutan penyangga berdasarkan komponen penyusunnya dikelompokkan menjadi 2, yaitu :

1. Larutan penyangga asam, berfungsi mempertahankan pH < 7

Larutan ini tersusun atas larutan asam lemah dan garamnya.

Contoh :

Larutan CH3COOH ( asam lemah) dan larutan CH3COONa (basa konjugasi = CH3COO-)

2. Larutan penyangga basa, berfungsi mempertahankan pH > 7

Larutan ini tersusun atas larutan basa lemah dan garamnya.

Contoh :

Larutan NH4OH 9basa lemah) dan larutan NH4Cl (asam konjugasinya NH4+)

PERHITUNGAN pH

1. Larutan penyangga asam.

                        mol asam lemah

[H+] =  Ka x  ----------------------------

                      mol basa konjugasi

pH = - log [H+]

2. Larutan penyangga basa.

                          mol basa lemah

[OH-] =  Kb x  ----------------------------

                        mol asam konjugasi

pOH = - log [OH-]

pH  = 14 - pOH

SIFAT-SIFAT

Untuk larutan penyangga yang berasal dari asam lemah dengan garamnya berlaku sifat :

1. Nilai Ka selalu tetap , harga pH bergantung pada perbandingn [HA] dengan [MA]

2. Campuran HA dan MA mempunyai sifat dapar (pHnya stabil) bila 1/10 [HA] 10

    a. Bila [HA]/[MA] < 1/10, pH tidak stabil karena pengaruh hidrolisa dari garam Ma sangat besar.

    b. Bila [HA]/[MA] > 10, asam HA belum cukup didapar oleh garam MA

    c. Bila [HA]/[MA] = 1/10, maka pH = pKa + 1

    d. Bila [HA]/[MA] = 10, maka pH = pKa - 1

FUNGSI

1. Menjaga pH pada plasma darah agar berada pada pH darah berkisar 7,35 – 7,45, yaitu dari ion HCO3- .

Apabila pH darah lebih dari 7,45 akan mengalami alkalosis, akibatnya terjdi hiperventilasi/ bernapas berlebihan, mutah hebat.

Apabila pH darah kurang dari 7,35 akan mengalami acidosis akibatnya jantung ,ginjal, hati dan pencernaan akan terganggu.

2. Menjaga pH cairan tubuh agar ekskresi ion H+ pada ginjal tidak terganggu, yaitu asam dihidrogen posphat (H2PO4-) dengan basa monohidrogen posphat (HPO4-2)

3. Menjaga pH makanan olahan dalam kaleng agar tidak mudah rusak / teroksidasi (asam benzoat dengan natrium benzoat).

akhjafar
User offline. Last seen 5 pekan 2 hari ago. Offline
Joined: 31/01/2010

Ada nggak cara-cara praktis dalam menyelesaikan soal-soal laruran penyangga

Galeri

Anggota Baru

ismail bayu kusumo
Janiko
Epik Sopian
Bintang Anggun Atika Palupi
budiwae
aFie
Mz Palo
margareta
Annisa Qurani
Ina Darmawati
budi utomo
historia00